بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّ؛ِيمِ
الحَمْدُ للهِ الوَاحِدِ الَّذِي لاَ تُثْنِي بِعَدِّهِ الخَنَاصِرُ ، الصَّمَدِ الَّذِي لاَ تُمَازِجُهُ الطَّبَائِعُ وَلاَ تَمُدُّهُ العَنَاصِرُ ، الفَرْدِ الَّذِي لاَ يَنْبَغِى لَهُ الشُّرَكَاءُ وَلاَ تُشَابِكُهُ الْاَوَاصِرُ ، ال‘َزِيزِ الَّذِي عَدِمَ لَهُ عَلَى اَفْعَالِهِ المُعَاوِنُ وَالنَّاصِرُ ، اَحْمَدُهُ عَلَى مَالاَ يُحْمَدُ عَلَيْهِ سِوَاهُ ، وَاَسْتَقِيْلُهُ اِسْتِقَالَةَ عَبْدٍ مُعَرِّفٍ بِمَا جَنَاهُ ، وَاَشْهَدُ اَنْ لاَاِلهَ اِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمّّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ شَرَّفَهُ وَحَبَّاهُ ، اللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، صَلَّى الله عَلَيْهِ وَعَلَى اَلِهِ وَمَنْ وَالَاهُ ، صَلًاةً يُنِيْرُ بِهَا مَنَاقِبَاهُ وَعُلَاهُ ، وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا .
اَمَّا بَعْدُ ؛ فَيَااَيُّهَا النَّاسُ ، اتَّقُوالله ، مَنْ عَرَفَ الحَقَّ اَنْكَرَ البَاطِلَ ، وَمَنْ اَحَبَّ الاَجِلَ اَبْعَضَ العَا جِلَ ، قَالَى تَعَلَى : وَلاَ تَتَّبِعِ الهَوَى فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيْلِ الله , اِنَّ الذِّينَ يُضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ الله لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَومَ الحِسَابِ . ٌَالَ النَّبِيُّ .ص. : اَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ اِيْمَانًا اَحْسَنُهُمْ خُلُقَا . (رَوَاهُ التُرمُِّذِي رَضِيَالله عَنْهُ
Ahli jum'ah yang mulia
mari kita selalu memupuk jiwa kita hingga bertaqwa kepada Alloh SWT , mentaati dan menjunjung tinggi perintahNYA , serta menjauhi semua laranganNYA , sarana penuh kesadaran serta penuh kesabaran . insyaAlloh hingga bertaqwa yang mendalam , kita akan diberi keselamatan dari tipu daya dunia , dan akan dijauhkan dari perbuatan yang tidak baik.

Ahli jum'ah yang mulia
ketika kita renungkan pakai fikiran bersih , kehidupan manusia itu , bisa kita lihat dari segi kesopanan , bisa terlihat jelas kesopanan dan budi pekerti itu ,benar benar mempunyai pengaruh dan mempunyai peranan maha penting , bagi kehidupan , mulai zaman dulu hingga sekarang . tetapi kadang kadang dan sering sering manusia itu kurang memperhatikan kepada masalah akhlak dan budi pekerti itu sendiri.
hubungan antara anak dan orang tua , antara suami dan istri , antara tetangga , antara kawan , antara pejabat dengan rakyat anatara bos dengan karyawan tidak bisa harmonis , tidak bisa sejalan , sehaluan , tidak bisa saling mendukung , tidak bisa saling membantu , berat sama dipikul ringan sama dijinjing , ini penyebabnya tidak lain adalah karena kurangnya perhatian terhadap hal hal yang berkaitan dengan akhlak dan budi pekerti .
Ahli jum'ah yang mulia
rosululloh SAW menyayangi umat , menjunjung harkat dan martabat umat , mau mengayomi dan membela umat , sebab dari keluhuran budi pekerti beliau .l sebaliknya umatnya rosululloh SAW menjunjung tinggi dan sepenuhnya mentaati beliau , karena kasih sayang dan akhlak budi rosululloh SAW yang begitu luhur dan begitu agungnya .
Alloh SWT bersabda :
وَاِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ (القلم 68
dan sesungguhnya kamu benar benar berbudi pekerti yang agung (QS.Al-qalam 68)
Rosululloh SAW
اِنَّمَا بُعِثْتُ لِاُتَمِّمَ مَكَارِمَ الاَخْلَاقِ (رَوَاهُ احمد و البيهقي رضي الله عنهما
sesungguhnya aku diutus adalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia (HR.Ahmad dan al-baihaqi )
imam al-a'zham asy-syaikh hasan al-bashri RA dawu ;
مَنْ لاَ اَدَبَ لَهُ لاَ عِلْمَ لَهُ
barang siapa yang tidak mempunyai adab sopan santun, maka ilmunya tidak akan berarti.
Ahli jum'ah yang mulia
saya kira hubungan antara pemerintah dan rakyat , hubungan antara pejabat dan umat , antara bos dan kariawan , antara kawan dan kawan , antara orang tua dan anak , antara suami dan istri , itu baik dan buruknya , patuh dan menentangnya , harmonis dan kronisnya , tentram dan kacaunya , jujur dan khianatnya , ini juga sangat dipengaruhi oleh ada dan tiadanya perhatian terhadap akhlak dan budi pekerti ini .
Rosululloh SAW juga perna ditanya ; apakah yang paling banyak memasukan manusia ke dalam surga? beliau menjawab ; taqwalloh dan budi pekerti yang baik . dan beliau ditanya ; apakah yang paling banyak memasukan manusia kedalam neraka ? beliau menjawab ; dua lubang yaitu mulut dan kemaluan (HR. at-turmudzi RA)
قَال عَبدُ الله بْنُ المُبَارَكِ (رضي الله عنه) نَحْنُ إِلَى قَلِيْلٍ مِنَ الأَدَبِ أَحْوَجُ مِنَّا إِلَى كَثِيرٍ مِنَ العِلْ مِنَ العِلْمِ .
abdulloh ibnu mubarok RA berkata : kita kepada sedikit dari tata krama lebih lebih membutuhkan daripada banyak ilmu tanpa tata krama .
Abu hafsh RA berkata : setiap waktu ada tata krama dan setiap kondisi ada tata krama juga setiap tempat ada tata krama pula. barang siapa yang selalu memperhatikan tata krama setiap waktu , setiap kondisi , dan tempat maka akan meraih keberhasilan seperti keberhasilan yang diperoleh orang orang yang agung . sebaliknya barang siapa yang mengabaikan tata krama itu , dia akan jauh dari keberhasilan sekalipun dia menduga sudah dekat , dan dia akan ditolak sekalipun dia menduga din terima .
Ahli jum'ah yang mulia
demikianlah khutbah singkat yang bisa saya sampaikan , barang kali saya punya salah dalam perkataan dan perkataan saya yang menyinggung para hadiri sekalian saya mohon maaf sebesar besarnya .
اعُوذُ بِالله مِنَ الشَّيطَانِ الرَّجِيمِ ( مَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الأَ خِرَةَ نَزِدْ لَهُ فِى حَرْثِهِ , ,َومَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرثَ الدُّنْيَا نُؤْ تِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِى الأَخِرَةِ مِنْ نَصِيبٍ ( الشُّو رى 42
بَارَكَ الله لِى وَلَكُمْ فِي القُرْأَنِ العَظِيْمِ ، ,َنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الأيَاتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيمِ ، وَتَقَبَّلَ مِنَّى وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ ، إِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ العَلِيمُ .
khutbah ke-2
الحَمْدُ لله شُكْرًا عَلَي مَا أَنْعَمَ،أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَشَرِيكَ لَهُ كَمَا أَمَرَ وَأَلْزَمَ،وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ شَهَادَةَ مَنْ اَمَنَ بِهِ وَأَسْلَمَ،وَحَادَ مَنْ كَفَرَ بِهِ وَأَرْغَمَ،الّلهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَا بِهِ مَا أَضَاءَ دَهْرٌ وَأَظْلَمَ،وَأَعْلَى مَحَالَّهُمْ يَوْمَ الشَّفَاعَةِ وَأَكْرَمَ،وَسَلَّمَ تَسْلِيمًا ك!ثِيرًا
أمَّا بَعْدُ: فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ ، اتَّقُوااللهَ ، إِنَّ اللهَ أَمَرَ كُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلَآئِكَتِهِ ، وَأَيَّهَ بِالمُؤْمِنِينَ مِنْ عِبَادِهِ , فَقَالَ مِنْ قَائِلٍ : إِنَّ اللهَ وَمَلَآئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ، يَآ أَيُّهَا الَّذِينَ أمَنُوا صَلُّوا عَلَيهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًَا . اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى مَلَآئِكَتِكَ المُقَرَّبينَ ، وَأَنْبِيَآئِكَ المُرْسَلِينَ ، وَأَهْلِ طَاعَتِكَ أَجْمَعِينَ وَاجْعَلْنَا مِنْهُمْ وَارْحَمْنَا بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّحِمِينَ . اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالمُؤْمِنَاتِ وَالمُسْلِمِينَ وَالمُسْلِمَاتِ الأَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ ، اللهُمَّ اغْفِرْلَنَا مَاقَدَّمْنَاهُ،وَمَا أَخَّرْنَاهُ،وَمَا أَسْرَرْنَاهُ ،وَمَاأَعْلَنَّاهُ،وَأَحْصَيْتَهُ وَنَسِيْنَاهُ، وَعَلِمْتَهُ وَجَهِلْنَاهُ، وَلاَتَدَعْ لَنَا أَمَلًا إِلاَّ بَلَّغْتَنَاهُ، وَلاَ سُؤْلاً إِلاَّ سَوَّغْتَنَاهُ، وَلاَخَيرًا إِلاَّأَعْطَيْتَنَاهُ ،وَلاَ شَرًّا إِلاَّ كَفَيْتَنَاهُ .
رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا وَلإِِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِى قُلُوبِنَا غِلًّالِّلَّذِينَ اَمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَحِيمٌ،رَبَّنَا اتِنِا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، عِبَادَ اللهِ ،إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَآءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَر
رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا وَلإِِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِى قُلُوبِنَا غِلًّالِّلَّذِينَ اَمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَحِيمٌ،رَبَّنَا اتِنِا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، عِبَادَ اللهِ ،إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَآءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَر